Blog – Hantamo

menuh
Layanan     Dokumentasi     Hubungi

WooCommerce Hosting Terbaik, Loading Super Cepat

Terbit 30 September 2020
WooCommerce Hosting Terbaik, Loading Super Cepat

Sedang mencari WooCommerce Hosting Terbaik? Kami siap memberikan pencerahan! Nantinya setelah membaca artikel ini, Anda akan dapat “merakit sendiri” hosting untuk website WooCommerce yang super efisien performa vs biaya nya. Silakan disimak..

Kenapa WooCommerce itu "Istimewa"

Pada dasarnya, kalian bikin web WooCommerce di hosting mana aja itu bisa. Ya, bisa-bisa aja, tapi jika goalnya adalah performa yang tangguh, maka Anda butuh mengistimewakannya, dengan menggunakan WooCommerce Hosting terbaik yang Anda rakit sendiri.

Ini penjelasan kenapa website Woocommerce itu “berat” sehingga butuh tempat yang khusus:

  1. Biasanya, terdapat sistem keranjang belanja pada setiap halaman di web WooCommerce, sehingga setiap halaman (html) memiliki header “pragma: no-cache”, yang mengindikasikan bahwa halaman ini tidak boleh dicache. Koneksi tanpa html cache tentu akan jadi lambat. Pada PageSpeed insight akan ada issues tentang response time yang lambat.
  2. Membutuhkan resource berlipat. Seperti dijelaskan di poin nomor 1, maka setiap koneksi ke dinamik konten akan menembus ke aplikasi frontend (kalau ada), webserver backend, php, dan database. Ada 4 aplikasi yang dilewati (berperan disetiap koneksi), dibandingkan jika hanya statik page hanya butuh peran aplikasi frontend saja (mungkin?). Jadi sederhananya pada traffic yang sama, WooCommerce butuh resource server 4 kali lebih besar (walaupun sebetulnya nggak gini juga ngitungnya, hanya upaya hiperbolasi saja. hehe)
  3. Bukan jenis web hit & run seperti web berita. Untuk beli sebuah produk paling tidak harus melewati beberapa halaman untuk menyelesaikan pembelian, dan apesnya halaman-halaman tadi sudah dijelaskan diatas butuh resource 4 kali lipat dari biasanya. Sudah kebayang betapa beratnya web WooCommerce?
  4. Fitur Banyak dan Rumit untuk mempercantik tampilan? Ya, ini jelas akan semakin memperberat. Slider, popup notification, dan lain-lain, itu membuat website menjadi “hidup” namun bersifat heavy-on-page atau bahasa mudahnya berat yang Anda buat-buat sendiri. hehehe

Mempercayakan pada Provider yang katanya punya WooCommerce Hosting Terbaik?

Coba saja cek di google, kata kunci “WooCommerce Hosting“, maka banyak provider menawarkan itu dengan biaya “relatif mahal” dengan performa…. yang belum tentu sesuai dengan keinginan kita. Jangan percaya dengan kata-kata marketing, namun percaya kepada logika bagaimana web WooCommerce nantinya memiliki performa yang lebih baik. Saya pribadi tidak pernah seketika langsung terpukau dengan label “WooCommerce Hosting”. Saya hanya berfikir logis.

Merakit Sendiri WooCommerce Hosting Terbaik

Penjelasan tentang keistimewaan WooCommerce adalah bekal untuk merakit sendiri WooCommerce Hosting. Jadi kita akan menggunakan berbagai layanan untuk membuat WooCommerce Stack. Tentunya dengan performa super tangguh dan biaya effisien.

Aplikasi Frontend, kita akan menggunakan Hantamo DSA CDN. Itu juga bisa mengamankan dari serangan cyber off-server (dari luar). Harapannya nanti seluruh static konten sudah dihandle oleh CDN. Semua gambar juga akan diroute ke format .webp image oleh CDN. Ini biayanya Rp.3/MB traffic (sesuai traffic web kita). Skema harga seperti ini logikanya jika sampai CDN gagal deliver konten maka provider akan rugi karena kehilangan traffic (kan biaya yang dibayarkan per traffic bro..), jadi pastinya kita tidak perlu mengkhawatirkan tentang aplikasi frontend ini.

Aplikasi Backend, kita harus menggunakan Cloud VPS. Jangan sampai pakai shared hosting yang dilabeli “cloud hosting” (ya iyalah, hampir semuanya sudah berbasis cloud). Static konten sudah dihandle di frontend, jadi VPS ini khusus untuk kedalaman server, tentang bagaimana koneksi ke database. Tapi kalian tetep harus mempersiapkan pre-kompresi “text” file seperti brotli di level tertinggi. kemudian jika memungkinkan, bisa menggunakan object caching sekedar meminimalisir beban. Kalian bisa setup itu sendiri dengan tutorial “best practice” yang beredar bebas, atau gunakan jasa setup server yang sudah “best experienced” (jangan asal jasa setup, kan kita menginginkan yang sesuai dengan kebutuhan. hehe), atau boleh pakai jasa managed VPS Cloud. VPS untuk entry-level mulai $5/bulan, ini nantinya bisa diupgrade (RAM, CPU Core) seiring bertambahnya beban (traffic) website.

Akhir Kata..

Yang kami sampaikan diatas adalah sekelumit tentang servernya si WooCommerce. Anda juga bisa manambah performa (meskipun ini minor) disisi “Page” dengan optimasi PageSpeed.

Salam.